oleh

Apa itu Terapi Perilaku Kognitif ?

Terapi perilaku kognitif merupakan salah satu jenis psikoterapi yang menggabungkan terapi perilaku dan terapi kognitif. Kedua terapi ini bertujuan untuk mengubah pola pikir dan respon seseorang dari negatif menjadi positif. Pada terapi ini seseorang akan belajar cara berpikir positif sehingga menghasilkan energi dan emosi yang positif pula. Terapi bisa dilakukan secara berkelompok baik dengan keluarga atau dengan orang yang memiliki masalah serupa.

Indikasi atau Gangguan yang Memerlukan Terapi

hipnoterapi online
  1. Depresi
  2. Phobia
  3. Gangguan bipolar
  4. Gangguan kecemasan
  5. Gangguan makan
  6. OCD/ Obsesive Compulsive Disorder
  7. PTSD
  8. Gangguan tidur
  9. Hipokondriasis atau kecemasan berlebihan terhadap suatu penyakit
  10. Skizofrenia
  11. Kebiasaan berjudi
  12. Kecanduan merokok atau minuman beralkohol
  13. Penyalahgunaan NAPZA
  14. Marah yang tidak terkendali
  15. Masalah dalam hubungan atau pernikahan
  16. Tidak percaya diri

Karakteristik Terapi

Cognitive Behavior Therapy (CBT) merupakan psikoterapi yang sangat memperhatikan aspek peran dalam berpikir, merasa dan bertindak. Berikut beberapa karakteristik dari CBT :

  1. CBT didasarkan pada model kognitif dari respon emosional. Seseorang akan dapat mengubah cara berpikir, cara merasa dab cara berperilaku dengan lebih baik walaupun situasi tidak berubah.
  2. CBT lebih cepat dan dibatasi waktu, terapis dalam memberikan terapi relatif lebih singkat daripada pendekatan lainnya.
  3. Hubungan antara pasien dan terapis terjalin dengan baik yang bertujuan agar terapi dapat berjalan dengan baik.
  4. CBT merupakan terapi kolaboratif yang dilakukan terapis dan pasien, jadi terapis harus mampu memahami maksud dan tujuan yang diharapkan pasien dan membantu mewujudkannya.
  5. CBT memiliki program terstruktur dan terarah, terapis memiliki agenda khusus untuk setiap sesi atau pertemuan.

Persiapan Terapi 

Terapi perilaku kognitif merupakan terapi dalam jangka pendek sekitar 10 sampai dengan 20 sesi. Sebelum terapi, diskusikan dengan terapis terkait jumlah sesi yang dibutuhkan. Umumnya sesi terapi menimbang beberapa faktor seperti :

  1. jenis gangguan dan masalah yang dihadapi
  2. tingkat keparahan gejala
  3. lama pasien mengalami gangguan
  4. tingkat stres
  5. perkembangan pasien dalam setiap sesi terapi
  6. seberapa banyak dukungan keluarga atau orang terdekat

Pasca Terapi 

Setelah seluruh sesi terap terlewati semua hal positif yang didapatkan dari terapi tetap harus dilakukan. Tujuannya untuk mencegah gangguan kembali terjadi, terutama gangguan kecemasan dan depresi. Penanganan kejiwaan bukanlah hal yang mudah jadi jangan mengharapkan hasil yang cepat. Diskusikan dengan terapis jika anda merasa tidak ada perkembangan setelah menjalani beberapa sesi. Dengan begitu terapis akan kembali mendiskusikan dengan anda untuk melakukan terapi dengan pendekatan lain.

Jika anda atau orang terdekat mengalami gangguan kejiwaan yang memerlukan terapi, segeralah berkonsultasi dengan psikolog atau terapis untuk mendapatkan solusi dengan tepat. Anda bisa membuat janji dengan terapis di www.hipnoterapi.id  jika terkendala jarak dan waktu, anda juga bisa mengikuti sesi terapi secara online jarak jauh, untuk informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi WhatsApp berikut https://wa.me/message/4MZ2JVSFY74JH1 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

*dari berbagai sumber

 

konsultasi hipnoterapi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed