Apa itu Perilaku Ghosting ?

Ghosting merupakan perilaku menghindar yang biasanya terjadi dalam relasi romantis seperti pacaran. Perilaku ini sering terjadi saat masa pendekatan, pacaran, hingga menjelang pernikahan ditandai dengan sikap pelaku yang mulai menarik diri dari komunikasi, sulit ditemui, tidak membalas pesan atau telepon, dan memiliki banyak alasan untuk menghindar jika diajak membicarakan suatu hal yang serius.

Penyebab 

hipnoterapi online

Lantas mengapa seseorang memilih menghilang begitu saja dari kehidupan orang lain, daripada merencanakan percakapan untuk mengakhiri suatu hubungan? Bisa saja seseorang itu memiliki tipe kepribadian menghindar (avoidant personality), yaitu mereka yang ragu untuk membentuk hubungan atau menghindari keterikatan dengan orang lain. Kondisi ini bisa terjadi karena pengalaman penolakan orang tua. Hal ini akhirnya membuat seseorang enggan untuk menjadi sangat dekat dengan orang lain karena masalah kepercayaan dan ketergantungan. Mereka kemudian sering menggunakan metode tidak langsung untuk mengakhiri hubungan, yaitu dengan ghosting.

Seseorang akan beranggapan bahwa akan lebih mudah dengan cara “menghilang” daripada “menghadapi langsung” karena menghadapi secara langsung akan membutuhkan upaya ekstra dalam memberikan penjelasan, yang dapat juga memunculkan serangkaian konflik-konflik baru. Ghosting juga bisa terjadi karena pelaku tidak tahu bagaimana cara mengomunikasikan konflik dan mencari resolusi konflik. Kondisi ini biasanya diistilahkan dengan “malas membahas” atau “malas ribut”. Mereka beranggapan masalah akan terselesaikan sendiri seiring dengan berjalannya waktu.

Alasan seseorang melakukan ghosting tidak bisa digeneralisasikan. Oleh sebab itu, disaranakan untuk tidak memberi label pelaku ghosting karena kita tidak benar-benar mengetahui riwayat kehidupan dan dinamika psikologis pelaku sehingga ia sampai pada perilaku tersebut.

Apa yang harus dilakukan korban ghosting ?

Perilaku ghosting akan menimbulkan berbagai dampak seperti membuat korban merasa bingung, sakit hati, dan paranoid dikhianati ataupun menyalahkan diri sendiri. Perasaan tidak nyaman yang berkelanjutan tersebut dapat mengganggu fungsi hidup keseharian, misalnya menjadi malas makan dan beraktivitas, tidak mampu berkonsentrasi, dan penurunan performa kerja. Apabila perasaan tidak nyaman akibat ghosting berkelanjutan, sampaikan pada orang terdekat yang dipercaya atau berkonsultasi pada konselor.

Jika anda atau orang terdekat mengalami ghosting baik pelaku ataupun korban, segeralah berkonsultasi dengan psikolog atau terapis untuk mendapatkan solusi dengan tepat. Anda bisa membuat janji dengan terapis di www.hipnoterapi.id  jika terkendala jarak dan waktu, anda juga bisa mengikuti sesi terapi secara online jarak jauh, untuk informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi WhatsApp berikut https://wa.me/message/4MZ2JVSFY74JH1 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : ugm dot ac dot id

konsultasi hipnoterapi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed