oleh

Ragu Pada Diri Sendiri dan Takut Gagal? Awas Impostor Syndrome

Merasa ragu pada diri sendiri merupakan salah satu ciri impostor syndrome, kondisi ini tergolong gangguan psikologis yang perlu penanganan serius. Impostor syndrome merupakan istilah dalam psikologi untuk perilaku seseorang yang merasa taku gagal dan ragu atas kemampuannya secara terus menerus, sayangnya kondisi ini sering terjadi pada mereka yang berprestasi.

Penderita impostor syndrome akan menilai bahwa keberhasilan yang dicapai hanyalah keberuntungan belaka bukan karena kemampuan yang dimilikinya, meskipun sudah ada bukti nuata dari hasil usaha yang mereka lakukan. Jika disikapi dengan baik, kondisi ini bisa menjadi motivasi untuk terus mengembangkan diri dan memberikan segala sesuatu yang terbaik, namun jika semakin parah dan terjadi dalam jangka waktu yang lama, impostor syndrome berpotensi menjadi depresi.

hipnoterapi online

Gejala yang muncul pada penderita impostor syndrome diantaranya yaitu merasa keberhasilan sebagai bagian dari keberuntungan dan bukan karena hasil kerja keras, merasa bahwa dirinya tidak pantas sukses, merasa bahwa bantuan orang lain atau relasi dapat mengurangi rasa sukses terhadap pencapaiannya, mereka juga merasa bahwa dirinya tidak pantas mendapat pujian, merasa bahwa tidak ada yang spesial dari dirinya dan kemampuan yang dimilikinya juga dimiliki orang lain, penderita impostor syndrome cenderung tidak percaya diri pada kemampuannya, mereka merasa bahwa pencapaiannya diperoleh karena adanya pertolongan orang lain, mereka biasanya sangat menghindari kegagalan dan akan berusaha sekeras mungkin agar memberikan hasil terbaik.

Ada beberapa tipe impostor syndrome, pertama tipe perfeksionis, tipe ini akan selalu mengejar kesempurnaan bahkan ketika mereka berhasil mencapai sesuatu mereka akan cenderung merasa tidak puas, kondisi ini akan semakin marah ketika mereka mengalami kegagalan, mereka akan semakin meragukan kemampuan yang dimilikinya dan merasa cemas. Kedua tiper expert atau ahli, impostor syndrome tipe ini tidak akan berhenti mengerjakan sesuatu atau mempelajari sesuatu sebelum mereka benar-benar menguasainya.

Ketiga, tipe natural genius, seseorang dengan impostor syndrome tipe ini mudah dan cepat menguasai keterampilan baru, namun mereka akan merasa sangat lemah dan malu ketika gagal. Keeempat, tipe superhero, mereka akan cenderung keras pada diri sendiri, pekerja keras dan alhi dalam berbagai bidang, meskipun begitu mereka cenderung mengalami jenuh pada pekerjaan yang mempengaruhi kesehatan fisik, hubungan dan bahkan mental. Terakhir adalah tipe soloist, tipe ini cenderung menghindari meminta bantuan dalam mengerjakan pekerjaanya, mereka berpikir bahwa meminta bantuan orang lain akan menunjukkan kekurangan atau ketidakmampuan  mereka.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi ini, pertama pelajari lebih dalam pengenai impostor syndrome, kemudian ceritakan apa yang dialami pada orang yang dapat dipercaya, catatlah setiap pencapaian,  belajar  menerima ketidaksempurnaan dan berhenti membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Jika anda atau orang terdekat merasa ragu pada diri sendiri dan takut gagal yang berkepanjangan, segeralah berkonsultasi dengan psikolog atau terapis untuk mendapatkan solusi dengan tepat. Anda bisa membuat janji dengan terapis di www.hipnoterapi.id  jika terkendala jarak dan waktu, anda juga bisa mengikuti sesi terapi secara online jarak jauh, untuk informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi WhatsApp berikut https://wa.me/message/4MZ2JVSFY74JH1 

*Sumber
Sehatq dot com

konsultasi hipnoterapi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed