Bagaimana Menghadapi Quarter Life Crisis ?

Quarter life crisis atau QLC merupakan suatu respon terhadap perubahan yang konstan, banyaknya pilihan-pilihan dalam hidup, rasa panik dan tidak berdaya sehingga menjadikan kehidupannya berada pada titik ketidakstabilan yang memuncak pada rentang usia 18-29 tahun. Pada masa peralihan remaja ke dewasa, seseorang akan mengalami fenomena krisis pada seperempat kehidupannya, quarter kife crisis juga didefinisakan sebagai suatu perasaan yang muncul saat seseorang mencapai usia 20 tahun, dimana akan muncul perasaan takut, cemas terhadapa bagaimana kelanjutan hidup di masa depan, kebingungan identitas, rasa kecewa atas sesuatu yang dapat menimbulkan respon berupa stress bahkan depresi, yang meliputi masalah pekerjaan atau karir, relasi, dan dalam kehidupan sosial.

Secara spesifik, pada masa ini seseorang ingin mencapai dan mewujudkan keinginannya, mimpi orangtua, membangun karier, membentuk identitas yang disukai, memilih pasangan, mengembangkan stabilitas emosi, menjadi bagian dari kelompok atau komunitas, dan  menyesuaikan diri di lingkungan sosial.

hipnoterapi online

Masa peralihan ini tidaklah muncul tiba-tiba, ada beberapa kebiasaan yang dapat memicu munculnya quarter life crisis, diantaranya yaitu :
1. Social media
Sering bermain sosial media akan mempengaruhi pola pikir seseorang yang berakibat membandingkan dirinya sendiri dengan orang lain.
2. Game
Bermain game secara terus menerus akan membuang waktu sehingga seseorang tidak produktif.
3. Sering mengeluh
Mengeluh tanpa melakukan tindakan apapun untuk menyelesaikan masalah yang dikeluhkan adalah hal yang sia-sia
4. Menutup diri dari orang lain
Apabila seseorang menutup diri dari orang lain maka akan mempersemput pergaulannya dan sulit melihat berbagai peluang dari relasi yang ada

Bagi seseorang yang mempersiapkan dirinya dengan baik, akan melewati masa krisis ini dengan mudah dan merasa bahwa dirinya siap menjadi dewasa, namun tidak sedikit orang yang merasa bahwa fase ini merupakan fase yang sulit dan penuh dengan kegelisahan. Menurut Robinson, setidaknya terdapat 5 fase yang dilalui oleh seseorang dalam fase krisis ini, yaitu :
1. Pertama
Seseorang akan merasa dirinya terjebak dalam berbagai pilihan serta merasa tidak mampu memutuskan apa yang harus dijalani dalam hidupnya.
2. Kedua
Adanya dorongan yang kuat untuk mengubah situasi.
3. Ketiga
Seseorang akan melakukan tindakan-tindakan yang krusial, misalnya resign dari pekerjaannya atau memutuskan hubungan yang sedang dijalani kemudian mencoba mencari pengalaman baru.
4. Keempat
Seseorang aka membangun pondasi baru dimana dirinya dapat mengendalikan arah tujuan hidupnya.
5. Kelima
Membangun kehidupan baru yang lebih fokus pada hal-hal yang memang menjadi minat dan sesuai dengan nilai-nilai yang dianut oleh individu itu sendiri.

Fase krisis ini dapat menyebabkan seseorang mengalami berbagai tekanandan kecemasan, misalnya ragu atas pencapaian karier, peluang finansial, meningkatnya persaingan antar anggota dalan suatu kelompok, maraknya isu kesehatan mental seperti depresi, stress, kecemasan, serta ketakutan dalam menjalin hubungan, baik hubungan dengan relasi maupun hubungan dengan lawan jenis.

Bagaimana Menghadapi Quarter Life Crisis ?
Mengalami quarter life crisis merupakan suatu hal yang wajar, namun hal ini tidak boleh dianggap remeh, jika dibiarkan fase ini dapat berubah menjadi stress hingga depresi, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menghadapi quarter life crisis, yaitu :

1. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain
Salah satu pemicu fase krisis ini adalah perilaku seseorang yang membandingkan dirinya dengan orang lain, mulai saat ini berhentilah membandingkan diri dengan orang lain karena hanya akan membuang waktu dan membuat diri kita semakin merasa khawatir, jangan ukur pencapaian diri kita dengan pencapaian orang lain, mulailah menggali apa yang sebenarnya ingin dilakukan dalam hidup.

2. Lakukan tindakan
Ketika merasa bimbang dengan suatu pilihan, jadikan pilihan-pilihan itu sebagai kesempatan untuk menemukan tujuan baru, sibukkan diri dengan hal-hal yang positif untuk menemukan jawaban atas keraguan yang dialami, misalnya dalam hal pekerjaan, jika merasa tidak cocok dengan job saat ini, mulailah isi waktu luang dengan melakukan hal-hal yang diinginkan, seperti rekreasi, mengikuti kelas online, mengasah skill yang dimiliki, atau berdiskusi dengan teman untuk menemukan solusi.

3. Dapatkan dukungan
Temukan orang-orang disekitar anda yang mendukung hal-hal positif yang dilakukan, anda juga dapat mencari orang yang memiliki tujuan yang sama, atau minat  yang sama, temukan sosok yang dapat menginspirasi agar dapat mengubah diri menjadi lebih baik lagi, abaikan orang-orang yang selalu berkomentar negatif.

4. Love your self
Belajarlah untuk menerima dan mencintai diri sendiri, Perhatikan apa saja yang anda butuhkan, apa yang membuat anda merasa nyaman, apa yang anda suka, dan apa yang anda ingin lakukan, perlahan wujudkan satu persatu mulai dari hal yang sederhana, hal ini akan membuat hidup anda lebih menyenangkan, sesekali berikan reward atau hadiah kepada diri sendiri atas pencapaian yang didapatkan.

Jika anda atau orang terdekat mengalami quarter life crisis, berikan dukungan, jika perlu anda dapat melakukan konsultasi agar krisis yang anda alami tidak berubah menjadi stress dan depresi, Anda bisa membuat janji dengan terapis di www.hipnoterapi.id  jika terkendala jarak dan waktu, anda juga bisa mengikuti sesi terapi secara online jarak jauh, untuk informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi WhatsApp berikut https://wa.me/message/4MZ2JVSFY74JH1 

 

 

 

*Sumber:
Repository dot radenintan dot ac dot id
alodokter dot com

konsultasi hipnoterapi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed