Arti halusinasi, penyebab dan cara mengatasinya

Halusinasi adalah gangguan atau perubahan persepsi dimana penderita mempersepsikan sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi. Hal yang umum terjadi yaitu halusinasi pendengaran dan penglihatan. Hal ini terjadi ketika penderita mengalami perubahan sensori persepsi yang disebabkan stimulus yang sebenarnya tidak ada.

Penyebab Halusinasi 

hipnoterapi online

1. tugas perkembangan terganggu karena pola asuh keluarga sejak kecil, sehingga menyebabkan penderita tidak mampu mandiri sejak kecil, mudah frustasi, hilang percaya diri, dan rentan terhadap stres.

2. faktor sosiokultural, seseorang yang sejak kecil merasa disingkirkan dan kesepian di lingkungannya.

3. pengaruh dari gangguan jiwa

4. faktor gen

5. kondisi fisik yang kelelahan, penggunaan obat-obatan , demam hingga delirium dan kesulitan tidur dalam waktu yang lama.

6. gangguan pada interaksi sosial dan lemahnya spiritual.

Tanda dan Gejala Halusinasi

  1. berbicara, tertawa, dan tersenyum sendiri
  2. bersikap seperti mendengarkan sesuatu
  3. berhenti berbicara saat ditengah-tengah kalimat untuk mendengarkan sesuatu
  4. disorientasi
  5. tidak mampu dan kurangnya konsentrasi
  6. cepat berubah pikiran
  7. alur pikiran kacau
  8. respon tidak sesuai
  9. menarik diri dan sering melamun

Fase Halusinasi 

Fase 1

Penderita mengalami perasaan mendalam seperti ansietas, kesepian, dan takut. Mencoba berfokus pada pikiran yang menyenangkan untuk meredakan kesepian dengan tertawa yang tidak sesuai, gerakan mata cepat, dan asyik sendiri.

Fase 2 

Pengalaman sensori menjijikan dan menakutkan. Penderita mulai lepas kendali dan mencoba jaga jarak dengan sumber yang dipersepsikan sehingga timbul peningkatan tanda-tanda vital.

Fase 3

Penderita menghentikan perlawanan dan menyerah pada halusinasi. Disini penderita sukar berhubungan dengan orang lain dan tidak mampu mematuhi perintah dari orang lain.

Fase 4 

Pengalaman sensori menjadi mengancam jika pasien mengikuti perintah halusinasi. Disini terjadi perilaku kekerasan, agitasi, menarik diri dan tidak mampu berespon terhadap perintah yang kompleks dan tidak mampu berespon lebih dari 1 orang.

Pencegahan Halusinasi 

kondisi ini dapat dicegah dengan melakukan pemeriksaan rutin saat mengalami gangguan mental atau gangguan kesehatan yang bisa menyebabkan munculnya halusinasi.

Selain itu, untuk mencegah dianjurkan :

  • mengelola stres dengan baik, misalnya dengan melakukan teknik relaksasi.
  • menghindari penggunaan NAPZA.
  • Membatasi konsumsi minumal beralkohol.
  • Tidur yang cukup.

Pengobatan 

Pengobatan halusinasi tergantung pada penyebabnya. Dokter akan meresepkan obat-obatan bila disebabkan oleh gangguan mental, epilepsi, atau migrain. Namun, pada halusinasi yang disebabkan oleh tumor otak, dokter akan melakukan prosedur bedah atau radiasi.

Dokter juga akan menyarankan terapi perilaku kognitif, terutama pada penderita yang disebabkan oleh gangguan mental. Terapi ini dapat membantu pasien untuk menghadapi rasa takut atau paranoid.

Terapi halusinasi dengan hipnoterapi dapat membantu mengatasi masalah ini dengan baik.

 

Sumber :

konsep dan aplikasi keperawatan jiwa, Eko Prabowo, Yogyakarta : Nuha Medika tahun 2014

konsep dan praktik asuhan keperawatan kesehatan jiwa : gangguan jiwa dan psikososial, Sutejo, Yogyakarta : PT. Pustaka Baru tahun 2017

alodokter dot com

 

 

konsultasi hipnoterapi

News Feed