oleh

Anak Kurang PD? Begini Cara Mengatasinya

Memiliki anak dengan rasa percaya diri yang tinggi tentunya menjadi dambaan setiap orangtua. Percaya diri dalam konteks ini yaitu anak berani menjadi dirinya sendiri, berani menyatakan pendapat, tidak merasa minder dan teguh pada pendiriannya. Perlu orangtua sadari bahwa karakter setiap anak berbeda-beda, sebelum membangun rasa percaya diri pada anak, hendaknya orangtua juga mengetahui apa saja yang menyebabkan anak tidak percaya diri.

Membandingkan anak dengan anak lain atau bahkan dengan saudaranya sendiri bukanlah hal yang baik dilakukan oleh orangtua atau orang dewasa, karena setiap anak itu istimewa, setiap anak berbeda tidak bisa disamakan, membandingkan anak dengan anak lain atau saudaranya akan melukai anak bahkan bila dibiarkan berkepanjangan dapat mengganggu kesehatan mental anak.

hipnoterapi online

Apabila orangtua atau orang dewasa terus membanding-bandingkan anak, anak akan merasa bahwa dirinya tidak berkompeten sehingga dapat menghilangkan kepercayaan dirinya, selain itu anak juga dapat merasa bahwa dirinya bukanlah prioritas orangtua, bahkan anak dapat menganggap bahwa dia tidak disayangi.

Pengasuhan orangtua sangat mempengaruhi bagaimana tumbuh kembang anak dimasa mendatang, adapun cara yang dapat dilakukan orangtua untuk membangun kepercayaan diri pada anak :

  1. Peka terhadap kebutuhan anak
    Sudah menjadi kewajiban orangtua untuk memenuhi kebutuhan anak, sayangnya tidak semua orangtua memahami apa saja yang dibutuhkan anak, banyak orangtua yang kurang perhatian pada anak karena sibuk bekerja, mereka menganggap bahwa materi dapat membahagiakan anak dan mencukupi kebutuhannya, namun perlu disadari bahwa kebutuhan anak tidak hanya sandang, pangan, papan saja, anak juga butuh perhatian, rasa aman, dan kasih sayang dari orangtuanya.
  2. Reward/pujian
    Orangtua dapar memberikan hadiah atau pujian pada setiap pencapaian anak, tidak harus pencapaian besar, pencapaian-pencapaian kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, berani bernyanyi didepan kelas, dll juga patut diberikan penguatan sehingga anak akan termotivasi untuk melakukan hal-hal lainnya.
  3. Aturan
    Buatlah aturan-aturan agar anak juga dapat belajar mematuhi aturan, namun pastikan untuk memberi alasan kepada anak mengapa aturan dibuat, agar anak bisa memahami dan tidak merasa dikekang oleh aturan.
  4. Fokus pada kelebihan anak
    Setiap anak itu istimewa, mereka memiliki kelebihannya masing-masing, fokuslah pada kelebihan anak bukan pada kekurangan yang dimiliki anak, dukung anak dalam mengasah kelebihannya dan memperbaiki kekurangannya, misalnya anak yang suka berkelahi, alihkan ke seni bela diri, dll. Selain itu usahakan untuk tidak mematok harapan yang terlalu tinggi pada anak.
  5. Kelekatan/kedekatan
    Hubungan kedekatan antara orangtua dan anak sangatlah penting, untuk itu sesibuk apapun aktivitas orangtua luangkanlah waktu untuk tetap berkomunikasi dengan anak dan melakukan aktivitas bersama dengan anak seperti liburan, menonton film bersama, makan bersama, memasak bersama, bermain bersama, dll.
  6. Dukung anak melalukan hal baru
    Berikan dukungan pada anak untuk mencoba hal-hal baru dan berada di lingkunga  baru agar anak lebih percaya diri, misalnya mengikuti les atau kursus, selain mengasah kemampuan anak dan menambah wawasannya, rasa percaya diri anak juga akan terpupuk, dan pergaulannya juga semakin luas, namun jangan paksakan anak untuk mengikuti les/kursus tertentu, tawarkan pada anak untuk mengikuti les/kursus yang mereka inginkan.
  7. Belajar dari kesalahan
    Apabila anak melakukan kesalahan, jangan buru-buru memarahi anak, tanyakan duduk perkaranya, kemudian berikan pengertian pada anak, serta ajari anak bertanggung jawab, misalnya ketika anak menumpahkan susu, tanyakan terlebih dahulu alasan anak, kemudian beri pengertian pada anak misalnya “besok lagi hati-hati ya, ambilnya pelan-pelan saja” kemudian ajak anak bertanggung jawab dengan membantu membereskan susu yang tumpah.
  8. Orangtua sebagai model
    Pendidikan pertama anak diddapat dari orangtuanya, untuk itu sebagai otangtua sebaiknya memberikan contoh yang positif pada anak.

Apabila rasa kurang percaya diri anak sangat rendah dan berlebihan anda dapat berkonsultasi dengan psikolog atau terapis untuk membantu meningkatkan kepercayaan diri anak. Anda bisa membuat janji dengan terapis di www.hipnoterapi.id  jika terkendala jarak dan waktu, anda juga bisa mengikuti sesi terapi secara online jarak jauh, untuk informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi WhatsApp berikut https://wa.me/message/4MZ2JVSFY74JH1 

 

*Sumber
generasi maju dot co dot id
parenting dot co dot id

konsultasi hipnoterapi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed