oleh

Cara berhenti merokok paling efektif

Anda ingin berhenti merokok?

Jika YA, Maka baca sampai tuntas, kamu akan terbebas dari kecanduan rokok dengan bahagia. Sebelum masuk ke tips cara berhenti merokok, ikuti penjelasan berikut.

hipnoterapi online

Kandungan pada Rokok yang Berbahaya
Mengapa rokok begitu berbahaya dan apa saja efek negatif lainnya dari rokok? Bahaya merokok dapat ditimbulkan dari kandungan-kandungan yang terdapat pada sebatang rokok. Lebih dari 4000 bahan kimia terdapat di dalamnya. Setidaknya, 60 dari bahan kimia tersebut mampu menyebabkan kanker. Bahan-bahan berbahaya pada sebatang rokok, di antaranya:

Karbon monoksida

Zat yang tidak bisa terlihat atau terasa ini, kerap ditemukan pada asap knalpot mobil. Zat ini bisa mengikat diri pada hemoglobin dalam darah secara permanen, sehingga menghalangi suplai oksigen ke seluruh bagian tubuh. Karbon monoksida ini cenderung membuat Anda merasa kehabisan napas dan juga menjadi lebih mudah lelah.

Tar

Ketika merokok, kandungan tar di dalam rokok akan ikut terisap. Zat ini akan mengendap di paru-paru Anda dan berdampak negatif pada kinerja rambut halus yang melapisi paru-paru. Padahal, rambut tersebut bertugas untuk mendorong kuman serta partikel asing lainnya keluar dari paru-paru Anda. Tar dalam asap rokok mengandung berbagai bahan kimia karsinogen, yang dapat memicu perkembangan sel kanker di tubuh.

Gas oksidan

Gas ini bisa bereaksi dengan oksigen. Keberadaan oksidan dalam tubuh meningkatkan risiko terjadinya stroke dan serangan jantung.

Benzene

Zat yang ditambahkan ke dalam bahan bakar minyak ini bisa merusak sel pada tingkat genetik. Zat ini juga dikaitkan dengan berbagai jenis kanker seperti kanker ginjal dan leukimia.
Selain bahan-bahan di atas, masih banyak kandungan zat kimia beracun pada sebatang rokok seperti arsenic (digunakan dalam pestisida), formalin atau formaldehyde (digunakan untuk mengawetkan mayat), hydrogen cyanide (digunakan untuk membuat senjata kimia), dan amonia.

Berbagai Gangguan Kesehatan Akibat Merokok
Kandungan zat kimia yang terdapat dalam rokok sangat berbahaya bagi kesehatan Anda dan juga orang-orang di sekitar Anda. Bahaya merokok bagi kesehatan di antaranya yaitu:
Gangguan Kardiovaskular
Ketika Anda merokok, Anda akan lebih mungkin terkena serangan jantung. Perokok berisiko dua hingga empat kali lebih tinggi menderita penyakit jantung. Risiko lebih tinggi lagi jika Anda perokok wanita yang sedang mengonsumsi pil KB.

Saat merokok, Anda memasukkan zat-zat berbahaya yang bisa berdampak buruk bagi tubuh, khususnya jantung, contohnya zat nikotin. Ketika nikotin masuk ke tubuh, zat itu bisa mengurangi kadar oksigen yang dapat masuk ke darah. Zat yang bersifat candu ini juga bisa mempercepat detak jantung, menaikkan tekanan darah, merusak pembuluh darah dalam jantung, dan meningkatkan kemungkinan terjadinya penggumpalan darah yang bisa memicu serangan jantung. Begitu juga dengan akibat-akibat buruk terhadap organ tubuh yang lainnya.

Bahaya merokok juga bisa dirasakan oleh orang yang tidak merokok sama sekali. Asap rokok bisa menyebabkan penyakit jantung dan kanker paru-paru pada perokok pasif, yaitu orang yang tidak merokok namun tetap menghirup asapnya.

Bahaya merokok bisa meningkatkan risiko terkena stroke sebesar 50 persen. Hal tersebut bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian. Merokok juga dapat meningkatkan risiko mengalami aneurisma otak. Aneurisma otak adalah pembengkakan pembuluh darah yang terjadi akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Sewaktu-waktu bisa pecah dan mengakibatkan pendarahan di otak.

Mulut dan tenggorokan bau mulut dan gigi bernoda merupakan efek yang akan timbul akibat merokok. Penyakit gusi dan kerusakan indera perasa pun dapat timbul akibat bahaya merokok. Masalah serius yang akan hinggap pada mulut dan tenggorokan adalah meningkatnya risiko kanker pada lidah, tenggorokan, bibir, dan pita suara.
Salah satu efek paling berbahaya akibat merokok adalah kanker paru-paru. Bahan-bahan kimia pada rokok berpotensi merusak sel paru-paru yang kemudian bisa berubah menjadi sel kanker. Penyakit serius lainnya yang bisa Anda alami adalah bronkitis, pneumonia, dan emfisema.
Lambung. Merokok bisa melemahkan otot yang mengontrol bagian bawah kerongkongan Anda. Hal tersebut memungkinkan asam dari lambung bergerak ke arah yang salah, yaitu naik ke kerongkongan. Kondisi tersebut dinamakan penyakit asam lambung atau GERD. Beberapa risiko penyakit lambung lainnya yang dapat terjadi pada seorang perokok adalah ulkus atau tukak lambung dan kanker lambung.
Tulang. Racun pada rokok bisa menimbulkan kerapuhan pada tulang. Oleh sebab itu, perokok lebih berisiko mengalami tulang rapuh atau osteoporosis. Wanita perokok lebih rentan menderita osteoporosis dibanding dengan wanita bukan perokok.
Kulit. Perokok akan terlihat lebih tua daripada yang bukan perokok, karena kurangnya asupan oksigen ke kulit. Penuaan dini akan dirasakan, seperti kemunculan kerutan di sekitar mata dan mulut. Racun rokok juga bisa menyebabkan selulit pada kulit.
Organ reproduksi. Merokok bisa mengganggu sistem reproduksi dan kesuburan Anda. Pada pria, merokok bisa menyebabkan impotensi, mengurangi produksi sperma, dan kanker testis. Sementara pada wanita, merokok dapat mengurangi kesuburan. Selain itu, risiko terkena kanker serviks pun lebih tinggi karena rokok mengurangi kemampuan alami tubuh dalam melawan infeksi human papillomavirus atau HPV.
Gangguan psikologis
Selain penyakit pada fisik, perokok juga mengalami tingkat stres yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak merokok. Selama ini mungkin Anda mengira merokok bisa membuat lebih rileks. Anda menganggap kandungan nikotin bisa menenangkan pikiran Anda, tapi ternyata itu salah. Yang membuat perokok gelisah dan cemas adalah gejala putus obat terhadap nikotin. Dengan merokok, kecanduan terhadap nikotin akan terpenuhi dan perokok merasa seperti rokok tersebut menurunkan stres.

Cara berhenti merokok

Mengapa Anda kesulitan sulit menjalani terapi berhenti merokok ?

Kebiasaan merupakan proses yang terjadi di alam bawah sadar. Dan jika kebiasaan tersebut berlangsung puluhan tahun serta didukung oleh faktor lingkungan. Untuk menghentikan kebiasaan merokok, tidak cukup dengan tekad saja, atau melawan keinginan merokok, atau memaksakan diri untuk terapi berhenti merokok sendirian. Karena sifat dari kecanduan adalah: semakin dilawan, maka dia semakin kuat.

Pikiran bawah sadar pengaruhnya sangat besar. Jadi bila secara sadar Anda tahu rokok itu negatif dan Anda ingin menghindarinya, namun semakin Anda mencoba melawan keinginan merokok, yang terjadi adalah keinginan Anda menjadi semakin kuat. Dan semakin lama Anda menahan diri untuk tidak merokok, malah semakin tersiksa.

Jika Anda memutuskan untuk menjalani program terapi berhenti merokok dengan hipnoterapi, Anda tidak perlu menderita menahan hasrat merokok.

Bagaimana rasanya bisa terbebas dari rokok?

Banyak orang tidak rela meninggalkan rokok karena takut akan kehilangan “rasa santai dan tenang” yang biasa didapatkan dari sebatang rokok. Bagi kebanyakan perokok, merokok menjadi mekanisme diri sebagai pelampiasan setiap kali pikiran tidak tenang dan tegang. Hal ini yang menjadi konsentrasi saat terapi berhenti merokok.

Seringkali peran pengiklan rokok menanamkan dalam benak para perokok sebuah program bawah sadar yaitu “rokok adalah kenikmatan”. Nah, dalam kondisi hipnotik, program tersebut sangat mudah diubah menjadi “rokok adalah menjijikkan”. Setelah Anda bangun dari kondisi hipnotis, pikiran dan tubuh Anda sudah tidak suka dan bahkan tidak butuh rokok lagi.

Terapi berhenti merokok dengan hipnoterapi tidak menyebabkan kegemukan ?

Bagi sebagian orang, berhenti merokok membuat nafsu makannya tidak terkendali, sehingga akhirnya terjadi obesitas. Hal ini terjadi karena mulut (oral) menjadi protes karena kepuasannya ada yang hilang sehingga sangat mungkin melampiaskan protesnya kepada makanan atau porsi makan yang tidak terkontrol.

Melalui hipnoterapi, pikiran dan tubuh Anda (Termasuk Oral : Mulut) disinkronkan sehingga terjadi keputusan bersama untuk berhenti merokok. Dengan demikian, tidak ada bagian tubuh yang protes karena Anda mendadak berhenti merokok.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk total berhenti merokok?

Sesuai pengalaman terapi yang telah dilakukan, hanya diperlukan 2-3 kali sesi hipnoterapi. Lama setiap sesi 2 jam. Setelah terapi pertama biasanya klien sudah tidak ada hasrat untuk merokok dan tidak bisa merasakan nikmatnya rokok lagi. Pada terapi yang kedua, biasanya hanya tinggal membereskan berbagai hambatan kecil yang kadang masih tersisa.

Apakah terapi berhenti merokok ini hasilnya permanen?

INGAT. Perubahan apapun tidak pernah akan terjadi pada diri seseorang, kecuali ada keinginan dan kesiapan dari dirinya sendiri untuk berubah. Meskipun hipnotis berhasil kami lakukan, anda tetap memiliki hak asasi dan kebebasan untuk menentukan diri anda, sehingga kami tidak bisa memaksa anda untuk berubah.

Usai Anda menjalani hipnoterapi, tubuh dan pikiran Anda tidak butuh rokok lagi, dan Anda tidak lagi bisa merasakan nikmatnya rokok. Asap rokok yang Anda hisap adalah rasa asap tembakau yang sebenarnya tanpa penilaian nikmat atau tidak. Sama seperti waktu pertama kali anda belajar merokok. Hasil hipnoterapi akan bertahan lama jika anda tidak memulai belajar merokok lagi.

Dan bila anda serius ingin berhenti merokok selamanya, maka Anda seharusnya berani menolak tawaran merokok dari siapapun. Beritahu kepada teman-teman anda bahwa Anda sudah berhenti melakukan kebiasaan merokok. Dengan cara ini, Anda tidak akan terjebak untuk belajar membiasakan diri dengan rokok lagi.

Berapapun batang rokok yang biasa anda hisap, dan selama apapun anda menjadi pecandu rokok. Bila ini adalah saatnya Anda terbebas dari belenggu rokok, Anda akan merdeka seketika melalui hipnoterapi. Segera jalani program terapi berhenti merokok sekarang.

Selengkapnya klik di sini

 

konsultasi hipnoterapi

News Feed