Perbedaan Hipnosis dan Hipnoterapi

Hipnosis dan Hipnoterapi merupakan istilah yang hampir sama tapi memiliki makna yang berbeda. Hipnosis merupakan sebuah cara untuk menyampaikan pesan sugesti melalui kata-kata/kalimat kepada seseorang sehingga orang tersebut dapat menerima sugesti yang diberikan dan menjadikan motivasi. Hipnosis adalah rangsangan terhadap alam bawah sadar seseorang, sehingga menjadi mudah diarahkan tetapi kehilangan kekuatan untuk bereaksi. Sedangkan hipnoterapi merupakan salah satu tipe terapi yang menggunakan hipnosis, dimana kesadaran seseorang berubah.

Hipnoterapi belakangan ini sering digunakan dalam terapi untuk mengubah suatu kebiasaan atau menyembuhkan trauma dan phobia tertentu. Jika, berbicara mengenai hipnoterapi kebanyakan orang akan mengaitkannya dengan hipnotis. Di Indonesia sendiri istilah hipnotis erat kaitannya dengan tindakan kriminal. Faktanya tidak seperti itu, saat hipnoterapi pun anda bisa menolak untuk hipnosis.

hipnoterapi online

Apa Saja Kondisi Yang Dapat Diatasi dengan Hipnoterapi ?

Beberapa gangguan mental dan fisik yang dapat diatasi dengan hipnoterapi antara lain :

  1. Gangguan kecemasan 
  2. Penyakit kronis
  3. Phobia
  4. Sulit fokus dan konsentrasi
  5. Ingin berhenti merokok
  6. Menghentikan kecanduan, seperti alkohol, drama korea, narkotika, video porno dan video game
  7. Kebiasaan menggertakkan gigi
  8. Kelebihan berat badan atau obesitas 
  9. Stres dan sindrom lainnya

Faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Hipnoterapi

  1. Faktor Endogen, merupakan faktor yang berasala dari dalam diri seseorang. Misalnya, ketika akan melakukan hipnoterapi seseorang harus memiliki alasan yang kuat untuk berubah.
  2. Faktor Eksogen, merupakan faktor yang berasal dari luar atau lingkungan. Misalnya, jika anda seorang pemalu, namun pekerjaan anda mengharuskan anda untuk berinteraksi dengan banyak orang, maka kemungkinan perubahan akan cepat terjadi. Nah, faktor ini juga penting dalam hipnoterapi. Anda akan dipaksa untuk berubah melalui sugesti yang diberikan saat hipnoterapi.

Proses-proses Hipnoterapi

  1. Tahap pre-talk, terapis akan melakukan tahap penggalian informasi, apa yang sebenarnya menyebabkan anda memiliki gangguan seperti depresi, trauma atau phobia tersebut. Hal terpenting dalam tahap ini adalah kejujuran anda, jika dalam diri anda masih ada penolakan maka kemungkinan keberhasilan hipnoterapi akan semakin kecil.
  2. Analisis SWOT, strengths, weakness, oppoortunities, threats. Dalam tahap ini anda perlu mengenal diri anda sendiri, apa yang menjadi kelebihan dan kelemahan anda.
  3. Tahap pra-induksi, pada tahap ini sugesti akan mulai dirancang dan dipersiapkan untuk mempengaruhi alam bawah sadar anda. Jika anda ingin berhasil maka anda harus yakin, jika anda masih ragu-ragu maka kemungkinan gagal akan lebih besar.
  4. Tahap induksi, pada tahap ini anda akan dibawa dari gelombang alpha (sadar) menuju gelombang theta (kondisi setengah tertidur). Pada kondisi ini anda akan merasa mengantuk, rileks namun dalam keadaan sadar untuk menerima sugesti.
  5. Tahap hipnosis, pada tahap ini anda sudah mulai dimasukan sugesti. Tubuh anda akan menjadi ringan dan keadaan sedikir mengantuk, tapi tidak tidur sepenuhnya. Dalam tahap ini jangan sampai anda tertidur sebab sugesti akan susah untuk dimasukan.
  6. Tahap posthypnotic suggestion, tahap ini bertujuan agar perilaku anda benar-benar terbentuk sesuai harapan.
  7. Tahap termination, pada tahap ini proses hipnoterapi diakhiri, anda akan dibawa kembali menuju kondisi sadar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

sumber : hallosehat

 

 

konsultasi hipnoterapi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed